Tas Tangan Indonesia Dijual di Platform E-Commerce Terkemuka AS

platform e-dagang

Tampak ilustrasi salah satu item tas yang terbuat dari anyaman jerami gaya Bali yang dijual di amazon.com. FOTO: AMAZON.COM

LOS ANGELES-BISNISKINI: Indonesia Trade Promotion Center Los Angeles (ITPC LA) semakin gencar melakukan promosi produk ke berbagai platform e-dagang (e-commerce) di pasar Amerika Serikat (AS).

Seperti dikutip dari kemendag.go.id, Senin (12/02/2018), inkubator produk binaan ITPC LA, Everina yang menghasilkan berbagai macam tas buatan tangan asal Indonesia, berhasil melewati proses kurasi produk dan manajemen usaha sehingga dapat menjual ke salah satu platform e-dagang raksasa dunia, Amazon Handmade.

Peluang ini merupakan hasil upaya ITPC LA, setelah sebelumnya mempertemukan salah satu pendiri Everina dengan Kepala Amazon Handmade North America, pada Desember 2017 lalu di LA.

“Hal ini merupakan contoh upaya positif ITPC LA mendorong akselerasi perdagangan di era ekonomi digital. Sejalan dengan tema Rapat Kerja Kemendag awal tahun 2018,” ungkap Kepala ITPC LA, Antonius A. Budiman.

Merek Everina menghadirkan berbagai produk tas selempang berbahan rotan, tas jinjing berbahan lamun (sejenis rumput laut), dan tas tenun ikat. Produk-produk tersebut merupakan produk buatan tangan yang dibuat oleh para pengrajin wanita di Nusa Tenggara Timur dan Bali.

Amazon Handmade merupakan bagian dari platform e-dagang raksasa dunia, Amazon, yang mengkhususkan pada penjualan produk buatan tangan. Beberapa tahun terakhir, konsumen AS sangat tertarik dengan produk buatan tangan karena memiliki keunikan tersendiri.

Untuk dapat menjadi pemasok dan menjual produk di Amazon Handmade, para kurator harus memperhatikan desain dan kualitas produknya. Selain itu, pemasok harus berkontribusi terhadap kesejahteraan para pengrajinnya.

Sebagai inkubator ITPC LA, Everina berkomitmen membawa produk artisan Indonesia ke pasar AS dengan mengutamakan kesejahteraan pengrajinnya di Indonesia.

“Para pengrajin akan diuntungkan dengan harga yang layak, lingkungan kerja yang sehat, serta penggunaan berbagai material yang ramah lingkungan,” ujar Antonius.

Selain Amazon Handmade, Everina juga telah melewati tahap kurasi produk untuk dapat berjualan di platform e-dagang Etsy, salah satu situs penjualan global yang fokus pada produk artisan yang mengedepankan perdagangan yang adil dan berkelanjutan.

Etsy merupakan platform e-dagang yang memiliki jangkauan global dengan 1,9 juta penjual aktif dan menjual lebih dari 45 juta produk. Ini kesempatan besar bagi produk buatan Indonesia untuk go-digital.

“Masuknya produk artisan Everina di Amazon Handmade dan Etsy membuka peluang untuk menjangkau konsumen baru secara digital di seluruh pelosok AS dan bahkan dunia,” terang Antonius.

Sebelumnya, ITPC LA juga telah memperkenalkan Everina dengan Zulily. Platform e-dagang yang berpusat di Seattle ini fokus pada keunikan produk untuk wanita dan anak-anak. (CR-01)

Presiden Minta Indon
Koordinasi Antar Sek
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT