Jelly Imlek ala Neyla Jelly Art

Neyla Jelly Art

Lailatul Muniroh atau yang akrab disapa Neyla ini, sangat mahir dalam membuat Jelly Art dengan berbagai macam bentuk hiasan seperti bunga, ikan, kupu-kupu, dll. FOTO: BISNISKINI/SAHLUL FAHMI

GRESIK-BISNISKINI: Perkembangan seni rupa memang tak lagi terbatas seni konvensional seperti lukis, patung, grafis, ukir, batik, dll. Pada perkembangnnya seni juga telah menjadi bagian penting dalam produk makanan seperti yang sedang dikembangankan oleh Lailatul Muniroh atau yang akrab disapa Neyla ini.

Perempuan 43 tahun ini sangat mahir dalam membuat Jelly Art dengan berbagai macam bentuk hiasan seperti bunga, ikan, kupu-kupu, dll. Awalnya Laila mengaku orang yang menyukai kuliner dan memasak, namun dari sekian banyak makanan yang dibelinya, dia terkesan dengan jelly art.

“Karena penasaran, saya lalu iseng mencoba membuatnya. Tapi lama-lama kelamaan banyak yang berminat memesan. Akhirnya saya lebih bersemangat mengembangkannya menjadi bisnis dengan saya beri nama Neyla Jelly Art,” jelas ibu tiga anak ini.

Setelah tiga tahun berjalan kini Neyla Jelly Art telah mendapat banyak pelanggan. Pasar bisnisnya utamanya adalah paket hantaran untuk acara pernikahan.

“Biasanya untuk paket hantaran pernikahan bisa mencapai 20 item jelly art dengan berbagai macam ukuran dan bentuk,” ucap lulusan SMA Negeri Cerme Gresik ini.

Neyla, sapaan akrabnya, Jelly Art buatannya ini bisa tahan selama 24 jam, setelah itu untuk lebih awetnya disimpan dalam lemari es karena jenis makanan ini banyak mengandung air. “Saya pernah mendapatkan pesanan yang dibawa ke Jakarta. Alhamdulillah tidak ada masalah,” ucapnya.

Selain memprioritaskan bisnisnya untuk hantaran pernikahan, Neyla juga melayani pesanan pelanggan untuk momen-momen tertentu seperti ulang tahun, valentine’s day, imlek. “Kalau ada pesanan di luar acara pernikahan tetap saya layani,” kata Neyla.(SAHLUL/ZAL)

FOLLOW US ON:
Hadiah Valentine Tak
Ibu Rumah Tangga di
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT