Pembentukan LMAN, Wujud Perubahan Mindset Pengelolaan Aset Negara

Perubahan Mindset Pengelolaan Aset Negara

Menkeu Sri Mulyani Indrawati di suatu acara. Menurut Menkeu, pembentukan LMAN merupakan bentuk perubahan mindset pengelolaan aset negara. FOTO: INSTAGRAM

JAKARTA-BISNISKINI: Pembentukan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) merupakan salah satu bentuk perubahan mindset pengelolaan dan pemanfaatan aset negara di Indonesia.

Hal itu dikatakan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada peringatan ulang tahun kedua LMAN, yang diselenggarakan di Djakarta Theater, Jakarta, Rabu (10/01/2018) malam.

Seperti dikutip dari berita Kemenkeu, Kamis (11/01/2018), sebelum diberlakukannya Undang-Undang (UU) Keuangan Negara, UU Perbendaharaan Negara dan dibentuknya LMAN, aset negara tidak tercatat, sehingga tidak bisa dioptimalkan.

“Kita memiliki mindset yang berbeda dalam mengelola aset negara. Dulu sekali sebelum adanya Undang-Undang Keuangan Negara dan Undang-Undang Perbendaharaan Negara, aset-aset negara itu bahkan tidak kita bukukan, tidak kita catat dan oleh karena itu tidak ada laporannya,” kenang Menkeu.

Menkeu mengatakan, perubahan kultur semenjak adanya UU Keuangan Negara, membuat pemerintah tidak sekedar mencatat aset, namun juga menilainya, dilakukan audit, dilaporkan kemudian direvaluasi kembali setelah sepuluh tahun untuk mengetahui nilainya kembali.

“Sesudah kita memiliki Undang-Undang Keuangan Negara dan Republik ini mulai mencatatkan asetnya dengan menyusun neraca keuangan Republik Indonesia. Maka muncul suatu kultur baru,” katanya.

Pertama, lanjut Menkeu, mencatatkannya, kemudian mem-valuasi atau menilainya dan bahkan dalam hal ini kemudian diaudit dan dilaporkan. “Dan sesudah 12 tahun mulai dilakukan revaluasi lagi karena harga tanah, harga gedung tentu berubah setelah lewat lebih dari satu dekade,” tambahnya.

Menkeu juga berharap kepada LMAN agar mampu mengidentifikasi dan mengoptimalkan aset-aset yang dikelolanya untuk lebih produktif, dan bukan sekedar mencatat dengan baik.

“Sekarang pemerintah yang menjalankan mandat dari Republik ini dituntut untuk mulai memanfatkan aset sesuai dengan the best and the highest used,“ pungkas Menkeu Sri Mulyani. (CR-01/AZT)

Tingkatkan Konektivi
Skrining Pendengaran
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT