Tampil Unik, Kopi Becak Kini Hadir di Surabaya

Kopi Becak Kini Hadir di Surabaya

Pengunjung saat mencoba kopi becak di Darmo Kali, Surabaya. Sabtu (6/1). Kedai tersebut menjual kopi nusantara dengan harga kaki lima. FOTO: BISNISKINI/AKBAR

SURABAYA-BISNISKINI: Para penikmat Kopi Nusantara tentu masih sedikit asing dengan nama Kopi Becak. Menggunakan Becak sebagai medianya, membuat bisnis yang yang satu ini memiliki tampilan unik. Layaknya kedai kopi lainnya, berbagai menu yang disajikan oleh Kopi Becak ini merupakan kopi hasil panen petani kopi Nusantara.

Sang pemilik, Dimas Wibowo, mengaku, mengawali langkah merintis usaha Kopi Becak dari Kota Solo pada awal tahun 2017 lalu. Melihat usahannya menunjukan perkembangan yang positif, membuat ia memberanikan diri menghadirkan Kopi Becak di Surabaya.

“Ya awalnya tahun 2017 awal saya memulai bisnis ini di Solo, dalam perjalanannya justru menunjukan grafik positif meskipun terhitung baru dalam dunia bisnis perkopian Nusantara, saya memeutuskan pada awal tahun 2018 ini memperlebar segmentasi pasar ke Surabaya,” ujarnya kepada Bisniskini.com, Sabtu (06/01/2018).

Bukan tanpa alasan, Dimas memilih Kota Pahlawan sebagai destinasi kedua sebagai rumah bisnis kopinya, sebab selain dirinya pernah mengenyam pendidikan di Universitas Kristen Petra, menurutnya, budaya menyeduh kopi masyarakat Surabaya telah merata di semua kalangan. Sehingga ia meyakini peluang bisnis ini cukup menjanjikan meskipun pertumbuhan kedai kopi lainya juga mengalami pertumbuhan yang tak kalah pesat.

“Lihat saja sekarang, masyarakat Surabaya telah memiliki gaya hidup tersendiri dalam budaya menikmati kopi. Tentu ini peluang yang harus bisa saya manfaatkan,” lanjutnya.

Masih kata Dimas, ide awalnya sebenarnya sudah sejak tahun 2015. Memilih becak sebagai media bukan sekadar strategi maupun efisiensi dalam berjualan, tapi lebih pada mobilitas. Maklum, dengan media becak, ia bisa berpindah dari tempat satu menuju ke tempat lainya.

“Meski begitu, saya tidak mau main-main dalam menyajikan kualitas kopi yang saya jual. Oleh karena itu, saya mengambil dari hasil panen petani kopi Nusantara, karena selain beragam citarasa, kopi Nusantara adalah yang terbaik di dunia,” jelasnya saat ditemui dalam launching Kopi Becak di Jalan Darmokali No 3-5 Surabaya.

Ia menambahkan, khusus outlet yang di Surabaya, proporsinya semi outdoor, dengan tambahan design interior yang dihias beragam tanaman kaktus, hal ini agar orang awam tidak canggung untuk masuk dan menikmati kopi kelas kafe dengan harga kaki lima tersebut.

“Dengan begitu, besar harapan kami bisa membawa nama Kopi Indonesia tak hanya dinikmati oleh kalangan tertentu saja, melainkan oleh semua kalangan bahkan para pengayuh becak,” tuturnya.(POUNDRA/ZAL)

POST TAGS:
FOLLOW US ON:
Museum De Javasche B
Penerimaan Negara Se
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT