Jumlah Kendaraan Baru Bertambah, Belum Diimbangi Penambahan Ruas Jalan

Penambahan Ruas Jalan

Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor baru di Kota Kediri mencapai 12.000 hingga 15.000 unit per tahun.FOTO: BISNISKINI/AYU CITRA SR

KEDIRI-BISNISKINI: Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor baru di Kota Kediri mencapai 12.000 hingga 15.000 unit per tahun. Namun, besarnya angka tersebut hingga saat ini belum diimbangi dengan penambahan ruas jalan di wilayah Kota Kediri.

“Ini yang perlu dicermati, karena warga masyarakat yang mengurus surat administrasi kendaraan bermotor bertambah banyak. Bahkan per bulan bisa mencapai 1.000 orang, dengan dominasi pengajuan surat untuk kendaraan roda dua,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri, Ferry Djatmiko, di Kediri, Kamis (07/12/2017).

Sementara itu, ungkap Ferry, jika dilihat dari sisi sarana dan prasarana di Kota Kediri, juga belum ada penambahan. Seperti halnya ruas jalan baru. “Oleh karena itu, yang bisa kami lakukan saat ini adalah upaya pengendalian agar pengguna jalan tidak selalu mengendarai kendaraan bermotor,” katanya.

Langkah tersebut, tambah ia, diwujudkan dengan membangun sarana bagi pengendara sepeda onthel atau sepeda angin. Salah satunya, berupa menyediakan ruas jalan tertentu untuk dapat dilalui pengguna sepeda.

“Dengan demikian, selain kami berupaya mensosialisasikan gerakan gemar bersepeda, tapi juga sekaligus bertujuan menekan angka kecelakaan lalu-lintas di jalan raya,” katanya.

Apalagi, sebut ia, selama ini pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu-lintas. Bahkan jumlah pengendara tersebut, didominasi oleh pengemudi usia anak sekolah.

“Kondisi ini sangat mengkhawatirkan, terlebih lagi jika pengendaranya adalah anak usia SMP. Tapi, orang tua mereka telah mengizinkan anaknya naik motor karena alasan jarak sekolah dan rumahnya jauh,” katanya.

Meski demikian, kata dia, solusinya yakni membiasakan anak sekolah serta masyarakat umum naik angkutan kota. Apalagi halte yang notabene menjadi tempat menunggu angkutan umum, sudah sangat banyak di Kota Kediri atau sekitar 15 halte.

“Bahkan, ke depan kami siap menambah jumlah halte ini dan mendirikannya supaya menunjang kenyamanan serta keamanan para penumpang angkutan umum,” katanya.

Namun, dalam mewujudkannya pihak Dinas Perhubungan Kota Kediri harus mengajukan anggaran itu kepada Kementerian Perhubungan RI. Hal itu dikarenakan, sumber anggaran pendirian halte bukan berasal dari APBD Kota Kediri. “Walau begitu, selama tahun 2017 kami telah menambah tujuh halte baru yang didirikan di sekitar sekolah,” katanya. (AYU CITRA SR/AZT)

Via Vallen dan Nella
SPC Mobile Luncurkan
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT