Didukung Perbaikan Data Ekonomi, Dolar AS Menguat Cukup Signifikan

Nilai dolar AS semakin melambung

Nilai dolar AS semakin melambung berkat perbaikan data ekonomi Amerika pada sektor ketenagakerjaan. Tampak mata uang dolar AS di tempat penukaran uang. FOTO: BISNISKINI/AKBAR

SURABAYA-BISNISKINI: Setelah berhasil memperlihatkan comeback terhadap mata uang utama Eropa, Kamis (07/12/2017) ini, nilai dolar AS semakin melambung berkat perbaikan data ekonomi Amerika pada sektor ketenagakerjaan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Financial Consultant and Trader Starpeak Surabaya Hendrianto. Menurutnya, pergerakan mata uang Paman Sam tersebut diyakini secara progresif mengalami penguatan yang cukup signifikan.

“Hal ini didorong adanya faktor perbaikan data ekonomi di Amerika, sekaligus sentimen negatif berkat gagalnya mata uang Euro mendapatkan keuntungan dari sentimen safe haven kemarin,” kata Hendrianto kepada Bisniskini.com, Kamis (07/12/2017).

Minimnya perbaikan ekonomi makro di Eropa, lanjut ia, bertambah sial karena bertepatan dengan hal sebaliknya yang terjadi di Amerika. AS mengalami perbaikan positif pada tenaga kerja sektor swasta yang meningkat. “Peningkatan tersebut terakumulasi sebesar 199.000 pekerjaan yang tercatat mulai Oktober hingga November,” lanjut Hendrianto saat dihubungi melalui telepon.

Mengutip Xinhua, laporan ketenagakerjaan nasional ADP di bulan November mengatakan, laporan ADP tersebut sering dilihat sebagai data pratinjau gaji non-pertanian AS, yang akan ditetapkan pada hari Jumat (08/12/2017), besok.

Di sisi lain, kata Hendri, para investor masih terus memantau perkembangan reformasi pajak negara. Sementara itu, menurutnya para analis dunia juga meyakini sepertinya tinggal perkara waktu saja, sebelum pada akhirnya Presiden Donald Trump mencapai persetujuan akhir, meski suara Senat dan Dewan memiliki pandangan berbeda dalam tagihan pajak.

“Indeks dolar AS, akan melanjutnya kenaikan pengukuran greenback sebesar 0,21 persen pada 93,579 terhadap enam mata uang utama Eropa hingga akhir perdagangan hari ini. Sedangkan beberapa mata uang utama Eropa yang terkoreksi terhadap dolar AS adalah Euro, Poundsterling, beserta mata uang lainya seperti Aussie dan Yen,” pungkasnya. (POUNDRA/AZT)

Peringati Hari Anti-
Google Assistant Bis
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT