Dirjen PDT: Kapuas Hulu, Contoh Kabupaten Daerah Perbatasan Kaya Potensi

SURABAYA-BISNISKINI: Menjadi salah satu peserta dalam kegiatan Expo Potensi Daerah perbatasan 2017, seharusnya membuat Kabupaten Kapuas Hulu lebih percaya diri. Karena menurut Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu, Kemendes PDTT, Johozua. M. Yoltuwu, kabupaten tersebut menjadi salah satu dari enam daerah perbatasan Yang memiliki potensi unggulan.

“Kabupaten ini memiliki potensi yang masih baik di bidang pertanian, peternakan, dan pekerbunan,” ujarnya saat diwawancarai Bisniskini.com, Rabu (06/12/2017).

Sektor pertanian, lanjutnya, dalam hal ini adalah komiditas ubi Jalar dapat memberikan kontribusi produksi per tahunnya sebesar 1.284 ton. Sedangkan hasil produksi pada komoditas ubi kayu sebanyak 8.516 ton.

“Sementara itu, pada sektor lainya yang turut memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah adalah hasil produksi perkebunan kelapa sawit dan karet, yang masing-masing menyumbang kontribusi produksi sebesar 17.751 ton dan 15.822 ton per tahun,” lanjutnya.

Di sisi lain, kata Johozua, sektor lain yang juga aktif menyumbang produktivitas dalam kegiatan ekonomi daerah setiap tahunnya adalah peternakan sapi, dan hasil perikanan laut.

“Peternakan sapi setiap tahunnya menyentuh angka produksi sebesar 20.519 ekor. Sedangkan, untuk hasil yang diperoleh dari kekayaan ikan di laut juga masih menjanjikan, dimana angka panennya mencapai 2.098 ton per tahun,” ungkapnya.

Ia menambahkan, potensi tersebut jika tak dimaanfaatkn dengan optimal akan menjadi hal yang sia-sia. “Belum lagi potensi dari pariwisata dan berbagai aksesoris yang menarik mulai dari gelang, syal tenun, yang ini merupakan kerajinan khas produksi masyarakat Suku Dayak. Kerajinan ini tentu memiliki nilai ekonomis tersendiri. Mengingat semua potensi yang dimiliki mampu terintegerasi dengan baik, mulai dari tataran ketersediaan bahan baku dasar, produksi, penjualan, hingga ke distribusi, Akan menjadi rantai ekonomi yang mampu menopang pendapatan asli daerah (PAD),” Tambahnya.

Oleh karena itu, Johozua menambahkan, ke depan seharusnya menjadi domain dari pemerintah setempat untuk mampu menggali setiap potensi wilayahnya, dan mengeksplor baik dari kekayaan SDA maupun kualitas SDM. Tentu dengan menyesuaikan kearifan lokal demi kesejahteraan masyarakat.(POUNDRA/ZAL)

Diserahkan Jokowi, B
Sukses di Tahun Pert
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT