Angkat Warga Kurang Mampu, Mahasiswa UMS Beri Pelatihan Pengolahan Sampah

Pelatihan Pengolahan Sampah

Mahasiswa Program Studi Ners, Fak Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) mengajari beragam pelatihan pada warga Kejawan Putih Tambak. FOTO: BISNISKINI/AKBAR

SURABAYA-BISNISKINI: Sedikitnya 300 Kepala Keluarga (KK) yang berada di wilayah Kejawan Putih Tambak, terutama yang taraf hidupnya ada di bawah rata-rata, mendapatkan beragam pelatihan dari mahasiswa Program Studi Ners, Fak Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS).

Lurah Kejawan Putih Tambak, Eny Kurniawati mengatakan, wilayahnya yang ditempati sekitar 6.000 jiwa, ada sekitar 300 KK, yang hidupnya masih di bawah rata-rata. Pemkot Surabaya pun memberikan berbagai pelatihan agar bisa mengangkat taraf hidup warga di sini. “Alhamdulillah ada praktek mahasiswa di sini yang juga memberikan pelatihan-pelatihan,” kata Eny, Rabu (06/12/2017).

Pelatihan bagi warga tersebut di antaranya, pengolahan sampah organik dan anorganik. Warga diminta untuk mendaur ulang sampah menjadi barang yang bernilai dan mengelola Bank Sampah serta pemanfaatan hidroponik. “Warga di sini diberi pelatihan agar bisa mengkreasikan barang bekas menjadi barang layak jual dan dibentuk untuk ditampung bila sudah bagus,” katanya.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMS, Dr Mundakir M Kep menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari program Sahabat Keluarga (Saga) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Warga diajarkan untuk membuat berbagai macam kerajinan, di antaranya kampu gantung dan lampu duduk dari botol minuman dan sendok plastic. Membuat keset dari kain perca dan tas dari plastik bekas yang telah dihias. “Kami akan terus mendorong program Pemkot Surabaya dengan mengadakan kegiatan yang bersifat inovatif bagi masyarakat,” katanya.

Ketua kegiatan, Ahmad Ilham Wahyudi menambahkan, selain kegiatan pelatihan bagi warga, pihaknya juga menggelar sosialisasi pentingnya menjaga kesehatan lingkungan.

“Warga kami ajak melawan Leptospirosis (penyakit yang disebabkan dari air kencing tikus-red), dengan mengolah sampah secara cerdas. Di antaranya mengenali sebaran virus tikus yang disebabkan oleh buruknya penanganan pengolahan sampah,” kata Ahmad. (SANDHI/AZT)

‘Enduro Student Pr
Pembuatan Alat Musik
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT