Prospek 2018, Apartemen Dinilai Masih Jadi Instrumen Investasi Andalan

Instrumen Investasi Andalan

Pesatnya pembangunan di Kota Surabaya membuat sektor properti, terutama apartemen masih menjadi instrument andalan menjanjikan. Tampak situasi pusat Kota Surabaya. FOTO: BISNISKINI/AKBAR

SURABAYA-BISNISKINI: Kian meningkatnya pembangunan, khususnya di sektor properti, membuat sektor ini menjadi salah satu instrumen investasi unggulan. Belum lagi, pemerintah pusat menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai program prioritas pembangunan nasional.

Dua hal tersebut menjadi aspek yang saling mendukung bagi iklim investasi yang positif. Hal ini dibenarkan oleh Head Marketing Royal Pandaan PT Jasa Marga Properti (JMP), Angga Saputra. Menurutnya, pada tahun 2018 mendatang sektor properti , khususnya apartemen menjadi medium investasi yang tepat.

“Apartemen di wilayah perkotaan besar seperti Jakarta dan Surabaya sudah menunjukan geliat pertumbuhannya di sepanjang tahun ini. Bahkan tiap tahun, pertumbuhan pembangunan apartemen mengalami peningkatan sebesar 50 persen,” kata Angga Saputra kepada Bisniskini.com, Selasa (21/11/2017).

Di Kota Surabaya sendiri, lanjut Angga, pasar apartemen bahkan menunjukkan nilai rapor yang lebih baik dibandingkan Jakarta. Hal tersebut menurutnya, dikarenakan kondisi arus lalu lintasnya tidak begitu padat seperti Jakarta.

“Salah satu daya tarik dari apartemen adalah menjadi alternatif pilihan sebagai tempat transit, mengingat mobilitas kegiatan para pebisnis yang begitu dinamis,” katanya saat ditemui di Grand City Surabaya.

Masih dikatakan Angga, dirinya meyakini pada tahun 2018 mendatang, apartemen akan menjadi sub sektor dari properti yang menjadi instrumen investasi andalan. Sifat dari apartemen yang menawarkan kemewahan dan memiliki nilai jual yang terus meningkat, menjadi daya tawar tersendiri bagi para investor.

“Khususnya bagi investor yang ingin berinvestasi jangka pendek hingga medium, apartemen mampu memberikan jawaban atas kebutuhan tersebut. Contohnya, setelah memiliki satu unit apartemen, dalam setahun atau dua tahun berikutnya sudah dipastikan nila jualnya naik. Beda dengan hunian rumah yang notabene merupakan instrument investasi jangka panjang,” ungkapnya.

Sehingga, lanjut Angga, bagi generasi muda yang berinvestasi tapi masih bingung menggunakan instrumen investasi apa, jawabannya adalah bidang properti khususnya apartemen. “Karena yang namanya pembangunan akan terus terjadi, sehingga ini menjadi peluang tersendiri. Ditambah lagi mencari tanah kosong juga susah,” pungkasnya. (POUNDRA/AZT)

Google Mulai Berkant
Memprihatinkan, Buda
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT