Timnas U-19 Memburu Misi Mustahil

Timnas U-19

Timnas Indonesia U-19 wajib menang dengan skor minimal 8-0 dari Brunei untuk mengamankan satu tempat di semifinal. (FOTO: ONGISNADE.CO.ID)

SURABAYA-BISNISKINI: Timnas Indonesia U-19 wajib menang dengan skor minimal 8-0 dari Brunei untuk mengamankan satu tempat di semifinal. Pasalnya, Indonesia kalah selisih gol dibanding Vietnam yang saat ini memiliki selisih gol 15.

Timnas U-19 memang harus mengantisipasi kemungkinan terburuk. Mengejar selisih gol Vietnam dianggap paling rasional dibanding memburu selisih gol Myanmar kendati saat ini lebih sedikit dibanding Vietnam.

Myanmar mengantongi selisih gol 13, Indonesia sendiri hanya mempunyai selisih gol 7. Namun Myanmar masih bisa menambah selisih golnya, dengan catatan menang saat bentrok lawan Vietnam.

Maklum, tak tertutup kemungkinan terjadi main mata di pertandingan antara Vietnam lawan Myanmar. Hal ini mengacu pada jadwal pertandingan yang berbeda antara Brunei versus Indonesia dengan Vietnam kontra Myanmar.

Sesuai jadwal yang telah ditentukan, partai Timnas U-19 kontra Brunei dimainkan lebih dulu, pukul 15.00 WIB. Sehingga Vietnam dan Myanmar bisa melihat hasil pertandingan Indonesia.

Dengan begitu, Vietnam maupun Myanmar bisa menentukan skor akhir yang bisa membuat Egy Maulana Vikri dkk. tersingkir.

Untuk itu, tim besutan Indra Sjafri butuh kerja lebih keras di pertandingan tersebut. Bahkan bisa dibilang tidak ada pilihan selain bermain ekstra ofensif agar mencetak gol sebanyak mungkin.

Di atas kertas, kekuatan Timnas U-19 masih di atas Brunei. Hal ini berdasarkan pencapaian kedua tim di laga sebelumnya. Namun pelatih kepala Indonesia, Indra Sjafri, tetap tak mau terlena. Apalagi dengan keharusan menang dengan skor sebesar itu.

Indra meminta para pemainnya tak memandang Brunei dengan sebelah mata. Kendati ia juga tidak mematok target jumlah gol yang harus dijaringkan para pemainnya di pertandingan ini. “Saya tak mau anak-anak terbebani. Biar mereka main lepas agar bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” ujar Indra.

Indra sendiri memiliki banyak stok pemain di setiap lini. Ini menyusul membaiknya sejumlah pemain yang sempat sakit. Ada Feby Eka Putra, Kadek Raditya, dan Witan Sulaeman sudah pulih.

Timnas U-19 juga berencana mengubah formasi Timnas U-19. Hanis Saghara yang sebelumnya bermain sendirian sebagai ujung tombak di depan, ada kemungkinan di pertandingan ini akan diberi tandem.

Tim Garuda Nusantara sendiri patut waspada, sebab pelatih kepala Brunei Takao Fujiwara bertekad membuat sejarah. Ia ingin anak buahnya memperbaiki rekor pertemuan dengan Indonesia. “Indonesia tim kuat di turnamen ini. Kami juga selalu kalah dari Indonesia. Kali ini kami ingin mengubah sejarah,” terang Fujiwara.(Zal)

Prakiraan Susunan Pemain

Brunei (4-4-2): Amirul Hakim (K); Wadud Ramli, Nazif Safwan Jaini, Taufiq Tarmisi, Nazhan Zulkifle; Nur Asyraffahmi, Hanif Farhan, Mateen Said, Hariz Herman; Azirul Asmadi, Suhaily Syafiee
Pelatih: Takao Fujiwara

Indonesia (4-1-3-1-1): Gianluca Pagliuca (K); 12-Rifad Marasabessy, 5-Nurhidayat Haris, 13-Rachmat Irianto, 29-Firza Andika; 7-Luthfi Kamal; 10-Egy Maulana Vikri, 6-M. Iqbal, 15-Saddil Ramdani; 14-Feby Eka Putra; 19-Hanis Saghara Putra
Pelatih: Indra Sjafri

Cegah Investasi Bodo
Anggarkan Rp 300 Mil

rizal@bisniskini.com

Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT